fraHart

meDecember 20, 2008 6:58 pm

Yep, i feel tired lately. Uhm, and i think it periodically continues every week… I only have 3 places i spent my time of. Office, home, and walking around with my couple in weekend. But mostly at the office.. Gee, am I really become a workaholic? Sometime i think i want to spent my time alone, at the place where people doesn’t know me and where i haven’t visit it before. In neartime, before my task done, i can’t.

__________________________________________________________________________
geophysics| meDecember 10, 2008 7:41 pm

Sudah sekitar sebulan saya dan bang rudi terlibat dalam suatu pengolahan data resistivity - IP suatu pulau di NTT. Tahap selanjutnya setelah Prosesing, tentunya adalah Interpretasi. Data Res-IP yang kami olah berupa section-section (sebagaimana biasanya orang-orang melakukannya). Terdiri dari 6 section relatif West-East dan satu section North South relatively. Tahapan yang kami lakukan adalah ingin mendelineasi anomali yang ada di setiap section. Pada awalnya print semua section yang sudah diolah lalu kemudian kami jejerkan dari atas ke bawah, dilem dan ditempel di whiteboard lalu kami plototin dari jauh…

Beberapa hari setelah itu, di pertemuan kami selanjutnya berikut dengan geologistnya, timbul ide (dari bang rudi sebetulnya) untuk membuat suatu media agar si section itu terlihat seolah-olah 3D seperti di lapangan. Idenya membuat semacam jemuran dan si section itu digantung berjejer….
>>>continue…

__________________________________________________________________________
meNovember 21, 2008 7:15 am

Selagi teh maduku hangat.

Tadinya aku malas untuk pergi keluar dan berlari pagi seperti dua minggu yang lalu. Padahal tadi selepas subuh, kawanku akan berlari pagi. Dia tidak seperti aku yang pengen ngajak2 kalo lari pagi, so akupun jadinya agak malas. Tetapi setelah googling sesaat mengenai workaholik terkait dengan apa yang ada di kepalaku tadi subuh, aku jadi lumayan termotivasi juga untuk mulai membiasakan hidup sehat dan seimbang. Kalau dipikir-pikir minmal seminggu sekali lagh aku merutinkan berolahraga. Minggu lalu aku absen karena bakalan ada persiapan acara keluarga. Nah besok juga, takutnya aku berhalangan lagi yaa sudah akhirnya kuputuskan untuk mereschedule jadwal lari pagi ku dari hari sabtu pagi menjadi jumat pagi.
Sekarang lagi banyak ide yang ingin ditulis di blog, nah mumpung masih sehangat teh maduku aku tulisin sekarang deh. Biasanya aku dapet ide ketika di luar jangkauan internet hehehe..

* * *

Orang jika sudah berolahraga akan merasakan badan yang segar dan fresh, namun entah mengapa efek ini hanya berpengaruh padaku sedikit saja. Ya sesaat setelah berolahraga dan keringat masih lumayan mengucur, fresh banget badan. Tapi kok beberapa menit kemudian, badanku malah pegel-pegel dan asam laktatku yang berpengaruh. Beberapa menit lagi kemudian, malah timbul rasa kantuk. Dan yang hal yang paling sulit menghindarinya adalah kantuk aku.
Kayaknya sesulit apapun masalah yang saya hadapi, aku selalu bisa tidur nyenyak. Ketemu spot enak aja bisa tidur aku. Di tempat tidur sudah pasti. Di sofa, empuk, bisa juga, di kursi depan komputer, gak masalah, di angkot, di bis wah everywhere i hit the spot, i fall asleep.
Aku mendiagnosa diriku sendiri bahwa aku mengalami kelainan anti-insomnia alias gampang tertidur. Ini sangat-sangat menghambat pekerjaan dan mengganggu pekerjaan, so jika memang sudah benar-benar mengantuk, sebaiknya tidur sebentar. Tapi jangan lama-lama kata bosku, nanti malah gak beres kerjaannya.
>>>continue…

__________________________________________________________________________
arrounds| me 5:40 am

Apakah memang benar aku ini seorang yang workaholik? Keluarga dan teman dekatku bilang demikian. Bagaimana tidak, saat aku tidak ada tugas ke lapangan, aku stay di kantor. Pulang ke rumah pun hanya seminggu sekali, di hari minggu pagi atau sabtu malam. Memang di kantor tempat bekerjaku itu nyaman sekali. Di lantai paling atas terdapat semacam mess untuk istirahat lengkap dengan lemari-lemari pribadi untuk menyimpan barang-barang pribadi.
Aku sudah mengisi lemari itu dengan beberapa potong pakaian resmi dan pakaian tidak resmi serta beberapa daleman tentunya beberapa minggu yang lalu. Bahkan kini tersedia juga sebuah mesin cuci, namun saya sama sekali tidak bisa menggunakannya hehehe.. gaptek euy, cuman saja kemarin aku ngeliatin gimaana caranya make dan aku nitip satu helai baju trening.
Fasilitas-fasilitas ini memang disediakan untuk menunjang produktifitas tim seluruhnya. Letak kantorku itu cukup jauh dari mana-mana, yaitu di kotabaru parahyangan, jarak dari gerbang kotabaru parahyangan ke kantorku itu sekitar 4km. Kalo dari pintu tol padalarang memakan waktu sekitar 15 menit.
Sementara itu, pekerjaan yang harus dikerjakan lumayan beragam dan menumpuk. Sehingga ini menjadi salah satu faktor mengapa kami kadangkala (bahkan seringkali) harus menginap di kantor. Dari beberapa project yang sedang ditangani sekarang, terutama advanced processing dan penyusunan laporannya aku kebagean satu untuk mengkoordinirnya. Ada perasaan sedikit bangga tapi pusingnya juga banyak heuheuheu…. Kebetulan yang mengambil datanya di lapangan itu yaa aku sendiri, so ya udah sekalian aja aku yang olah dan lanjut ampe buat laporan, namun tetap dalam pengawasan. Kalao boleh aku bilang sii ini yaa semacam TA lagi lah ya… Sebab tidak jarang dalam mengerjakanya memerlukan perenungan yang membutuhkan tanggung jawab.
So, kalo boleh dibilang aku seperti ini sih karena tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab. Tetapi aku senang dalam menjalaninya, meski kadangkala ada di puncak ketegangan. Jika sudah begini yaa bisa aja sih aku minta izin pulang dulu ke boss. Tapi kalo pekerjaan belum selesai misalkan untuk menyiapkan presentasi ke client, yaa tetap aja belum tenang sih. Bisa juga lari-lari keliling kompleks yang tidak padat lalu lintasnya, lebar jalannya, dan sejuk udaranya terutama di pagi hari.
Jika melihat dari sisi ketidakberadaan saya di antara keluarga dan teman dekatku, yaa memang bisa dibilang saya itu workaholik. Tetapi jika saya melihat dari sudut pandang saya sendiri bahwa kantor ini juga secara tidak sadar menjadi suatu keluarga tersendiri. Jika boleh terus terang, boss kami tidak peduli jika kami mau berpakaian seperti apa saat bekerja, mau bertingkah laku seperti apa saat bekerja. Tapi dengan kontrol bahwa: Pekerjaan itu harus selesai, Tidak mengganggu kebiasaan orang lain, kalo ada klien tamu dateng yah mau ga mau harus rapih juga dunk. Jadi aku memandang yaa seperti bekerja di lapangan juga, tapi di bagian basecamp.
Walau bagaimanapun juga tetap saja sih, saya harus menyeimbangkan hidup saya antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Pernah saya juga berpikir, kapan yaa bisa punya waktu untuk sendiri…. benar-benar sendiri…. dan bagaimana caranya supaya image workaholik saya sedikit demi sedikit hilang tetapi tetap tidak mengganggu pekerjaan.
Kalo boleh berkomentar terhadap bossku, dia tu bukan workaholic tetapi harworker, sebab hak-hak badan tetap ditunaikan, jika memang benar-benar mengantuk dan butuh tidur yaa tidur aja. Saya pernah saat siang bekerja mengantuk sekali sebab malamnya memang kurang tidur, ya sudah, aku langsung naek ke lantai paling atas dan tidur siang selama lebih kurang 1.5 jam. Waktu sore pun kadang kita nongkron kongkow-kongkow di depan kantor melihat orang lalu lalang entah itu pulang bekerja  atau jalan-jalan atau pacaran. Kebetulan  kantor dan jalan raya dipisahkan dengan area parkir yang cukup luas, sehingga kalo nongkrong di depan kantor gak pas di pinggir jalan. Hal ini silakan diperbuat dengan catatan pekerjaan beres.

So i prefer hardworker than workaholic yea..

__________________________________________________________________________
geophysics| meNovember 15, 2008 7:11 pm

Boleh dibilang kalau profesi yang aku geluti sekarang tidak normal. Aku adalah seorang geophysicist junior di bagean eksplorasi khususnya bahan tambang / mineral. Profesi ini aku jalani mulai dari sejak menamatkan sekolahku di samping kebun binatang bandung tahun 2006 silam. Lapangan pertamaku yaitu Kalimantan Selatan. Namun saat sebelum lulus (lagi TA sih) aku sudah mulai diajak mengukur resistivity di km90 tol cipularang untuk mempelajari amblesan yang terjadi pada tahun 2006 lalu. Lalu kemudian, setelah sidang (tinggal menunggu wisuda), aku diajak dosenku untuk ikut survey magnetotelluric (MT) di losari, yang diaplikasikan untuk oil and gas. Namun, berhubung akan menghadiri wisudaku, sehingga aku off dulu dari sana, dan berencana kembali ke losari setelah wisuda selesai. Tetapi ada request lain untuk survey Geomagnetik di Kalimantan Selatan untuk eksplorasi bijih besi (ini lapangan pertamaku setelah resmi lulus). Sehingga lapangan losari tidak aku lanjutkan, sementara tim lain tetap menjalankan survey itu sampai rampung (maklum, aku kan cuma numpang hehe).

Do you get what i mean abnormal? Iya maksudku, sekolah tinggi-tinggi tapi kerjaannya lari ke hutan, jauh dari keluarga, jauh dari temen deket (ehem). Waktunya pun gak tanggung-tanggung, yaa minimal sebulan lah untuk survey-survey geofisik macam ini. Tapi kadang saat aku freelance aku mendapatkan waktu survey yang kurang dari seminggu, biasanya ini untuk daerah yang tidak luas. Kini aku sudah bergabung dengan konsultan swasta yang baru saja dibentuk hampir setahun yang lalu. Survey yang telah kami lakukan memiliki daerah yang rata-rata lebih luas, sehingga waktu survey rata-rata sebulan juga.

Pulang dari lapangan, kita berrehat dahulu sejenak beberapa hari, namun kemudian kita ikut berpartisipasi dalam pengolahan data. Bagian prosesing dan bagian field harus memiliki koordinasi yang bagus. Oleh sebab parameter-parameter prosesing tetap harus tanya orang yang mengukurnya dunk…

Bulan-bulan penghujan seperti sekarang, biasanya permintaaan survey jarang ada, sehingga kami bisa memiliki waktu lebih luang di kantor. Kotabaru Parahyangan Padalarang tempat kami berkantor resmi. Tetapi ternyata… dari beberapa project yang kami tangani, bermuara di bulan-bulan ini dengan laporan seabreg yang harus dikerjakan. So, tetep… kami, dan juga khususnya aku lebih sering menginap di kantor, paling tahan pulang seminggu sekali untuk refreshing ke kota. Haha, sampai-sampai ‘temenku’ bilang… “ah, gak di lapangan gak di bandung kok sama aja yaa susah kalo mau ketemu”, bedanya cuma ada sinyal aja kalo di sini mah. :p Yaah mau bijimana lagih, orang ini konsultan masih baru, yaa kita harus give our best performance dunk for the first sight. N mudah-mudahan kerja keras kita ini menghasilkan sesuatu ke depannya. Ya gitu deh neng, jangankan neng, orangtuaku aja bilang begitu juga kok. Kadang sms, “kapan pulang?” Begitu dah.. yaa harap maklum deh yaa, kerjaan akang emang gini, tapi kalo dah berkeluarga mah insya 4w1 gak gini-gini amat.. Makanya buruan lulus hehehehe… (lah kok jadi curhat dan tendensius).

Walaubagaimana pun saya ambil petik sisi baiknya saja, saya jadi bisa tahu adat kebiasaan orang-orang di luar jawa, yang kadang bisa sangat berbeda sekali. Dan selain itu juga udara yang dihirup bisa sangat menyehatkan, tidak seperti di kota yang telah penuh dengan polusi. Hmmmh…. (sigh) meski mungkin daerah-daerah yang telah disurvey juga nantinya bakalan tidak sehat udaranya kalau memang propose dan jadi untuk ditambang…. Orang teknik lingkungan lah di sini yang harus bisa berperan aktif. Hehe.. alesan dan membela bidangku… :D

__________________________________________________________________________