fraHart

geophysics| meApril 21, 2009 8:42 pm

Bingung kabina-bina urang…..

Beberapa minggu lalu (16 dan 17 Maret 2009) saya diminta dosen saya untuk membantu kerja bakti mendeteksi ruang bawah tanah Gedung Merdeka dengan GPR. Alat yang kami punya buatan Mala Geoscience dan pengolahan datanya menggunakan Reflex2dquick dan Reflexw dari Sandmeier. Pengambilan data dilakukan seharian di dalam gedung Merdeka dan pengukuran di trotoar Asia Afrika pada keesokan harinya. Pengambilan data yang pertama adalah untuk membuktikan keberadaan ruang bawah tanah di bawah podium yang sudah diurug dan ruang bawah tanah yang masih bisa diakses hingga saat ini. Pengambilan kedua adalah untuk membuktikan rumor bahwa terdapat terowongan bawah tanah yang menghubungkan gedung merdeka dengan toko deFritz seberang gedung dan gedung yang sekarang menjadi markas FBB (Front Bela Bangsa) kalao tidak salah.

Sebagaimana prosedur standar pengukuran GPR, kami menandai posisi-posisi yang akan berguna dalam pengolahan dan interpretasi data GPR. Penandaan pun kami lakukan sesuai dengan tempat dan meterannya. Saat pengolahan data, dengan otomatis comment marker itu pun muncul dengan tanda bujursangkar berwarna putih di tepi top axis (bisa dilihat di blog dosen saya ini).

Padahal, sebelumnya comment marker ini tidak saya temui pada data-data GPR yang telah kami ambil sebelumnya di tempat lain, bahkan ketika kami mencobanya lagi mengukur GPR pada jembatan yang terdapat di samping gedung kantor kami di Kotabaru Parahyangan.

Padahal saat pengambilan data dengan Ground Vision, marker tersebut dapat muncul otomatis, ketika menekan tombol 1 - 9. Hal ini dilakukan pada saat pengambilan data di Gedung Merdeka (16 dan 17 Maret 2009) dan juga saat mengukur jembatan. Tak habis rasa penasaran kami, tadi siang kami mencoba mengukur di lapangan depan kantor kami. Lagi-lagi tidak dapat muncul….. Bahkan hingga saat ini, kami masih mencobanya di dalam kantor untuk mencoba lagi mengambil data (dengan posisi antena diam), dengan parameter yang sama persis dengan saat pengambilan data di Gedung Merdeka. Tetep weeehh teu muncul….

Kunaon nya???? Ma ‘enya cuma data gedung Merdeka doang yang bisa??? Mistis sekaliii????? hahhahhaha……

Tadi sore saya coba email ke orang yang bikin softwarenya, mudah-mudahan ada penjelasan masuk akal dari dia ya…..

__________________________________________________________________________
arrounds| geophysics| meMarch 31, 2009 2:03 am

oleh Satrya Graha/"PR"***

KAA-AADATA awal pengukuran yang diperoleh tim eksplorasi dari Terralog dan Geofisika Terapan ITB pimpinan Dr. Hendra Grandis, membuat "PR", pegawai Museum Konperensi Asia Afrika (KAA), dan Bandung Heritage, dikejar rasa penasaran. Salah satunya, data awal yang memperlihatkan image kasar adanya "ruang kosong" di bawah ruang VIP I dan II yang sebelumnya tidak pernah terungkap. Yang lainnya, ialah data yang mengindikasikan adanya "ruang kosong" di trotoar depan Gedung Merdeka, dan trotoar depan bangunan tua di seberang Gedung Merdeka.

Ferry Rahman Aries, seorang peneliti Terralog belum berani menyimpulkan arti data itu. Menurut dia, kesimpulan bisa diambil jika data telah diolah. Pengolahan data memakai peranti lunak khusus yaitu Reflexw dan Sandmeier. Beberapa pekerjaan besar akan menanti jika hipotesis keberadaan lorong-lorong rahasia itu terbukti. Untuk Gedung Merdeka, kemungkinan akan dilakukan penggalian kembali jika terbukti ada terowongan itu.

Kepala Museum KAA Isman Pasha mengatakan, mereka bertekad mengembalikan bentuk asli Gedung Merdeka. Langkah awal ialah dengan menjebol pintu lorong bawah tanah yang kini di tertutup bata dan semen. Tekad Isman itu bukan main-main. Pasal 13 (2) UU RI No.5/1992 tentang Cagar Budaya menyebutkan, perlindungan dan pemeliharaan benda cagar budaya wajib dilakukan dengan memperhatikan nilai sejarah dan keaslian bentuk serta pengamanannya.

Isman berharap, dengan dikembalikannya Gedung Merdeka ke bentuk aslinya, akan memberi pengalaman berbeda bagi para pengunjung yang datang ke Museum KAA. "Mereka nantinya tidak hanya datang, mendengar paparan soal KAA, atau hanya sekadar foto-foto. Saya ingin pengunjung mendapat sensasi dan pengetahuan yang berkesan. Salah satunya, perjalanan menyusuri ruang bawah tanah," katanya.

Dua hari setelah pengukuran, tim Terralog yang diwakili Ferry, memaparkan hasil pengolahan data pengukuran itu. Hasilnya, tidak jauh dari dugaan sebelumnya. Hasil pengolahan data menyebutkan, pengukuran di lintasan depan dan atas podium ruang konferensi, terindikasi adanya ruang bawah tanah yang ditimbun di bawah podium ruang utama. 

Lebarnya ruang bawah tanah itu tak jauh berbeda dengan lebar podium, sekitar tiga meter. Pengukuran di lintasan atas podium juga menunjukkan adanya suatu batas urukan sekitar 0,5 meter dari batas anak tangga paling atas.

Pengukuran dengan lintasan ruang utama, koridor antara ruang konferensi dengan ruang VIP, serta ruangan di sayap barat, menunjukkan ada ruang kosong yang diindikasikan sebagai lorong di bawah lantai. Lorong itu kemungkinan jalan tembus dari ruang bawah tanah yang ada sekarang menuju ruang di bawah podium.

Tak terbukti

Data pengukuran yang cukup fenomenal, yaitu gambaran ruang kosong di bawah ruang VIP I dan VIP II. Jika data kasar saat pengecekan menunjukkan adanya "ruang kosong", namun setelah data itu diolah ternyata tak terbukti. Data yang agak berbeda itu ternyata hanyalah perbedaan lapisan tanah di sekitar itu. Olah data pengukuran di trotoar depan Gedung Merdeka menunjukkan, ruang kosong di bawah trotoar tidak mengarah ke gedung di seberangnya.

Demikian juga dengan data georadar yang diperoleh dari trotoar sepanjang de Vries hingga Toko Lido. Hipotesis Gedung Merdeka tersambung dengan Gedung de Vries dan Toko Lido melalui terowongan, tidak terbukti. Data georadar yang menunjukkan "ruang kosong" hanyalah gorong-gorong.

Hasil itu membuktikan, cerita tentang lorong-lorong rahasia yang menghubungkan gedung-gedung tua di sepanjang Jln. Asia-Afrika hanyalah isapan jempol. Namun, cerita tentang ruang bawah tanah dan lorong di dalam Gedung Merdeka, benar adanya. Termasuk fakta keberadaan ruang bawah tanah di sejumlah bangunan tua zaman Belanda seperti de Vries dan Toko Lido

.: pikiran rakyat, Minggu, 29 Maret 2009 :.

__________________________________________________________________________
arrounds| geophysics| me 1:53 am

oleh (Satrya Graha/"PR")***

TIGA tulisan sebelumnya mengupas keberadaan terowongan di Gedung Merdeka, de Vries (Toko Padang), dan Toko Lido. Misi selanjutnya ialah mencari kebenaran tentang lorong-lorong bawah tanah yang kabarnya menghubungkan ketiga gedung tadi. 

Namun, sebelum itu dilakukan, akan dibuktikan tentang keberadaan terowongan rahasia di bawah Gedung Merdeka di sekitar ruang konferensi dengan ruangan bawah tanahnya.

Ada beberapa alternatif pilihan untuk membuktikan keberadaan terowongan dan lorong rahasia itu. Terdapat cara yang lebih efektif untuk dapat membuktikan ada tidaknya terowongan itu, yakni dengan menggunakan alat berteknologi canggih.

Dalam hal ini, "PR" berkonsultasi dengan Dr. Hendra Grandis yang merupakan Ketua Program Magister dan Doktor Geofisika Terapan di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB. Grandis menyarankan penggunaan alat yang bernama Geo Penetrating Radar atau biasa disebut georadar.

Alat tersebut biasa dipakai untuk menentukan kedalaman batuan dasar dalam penentuan fondasi suatu bangunan. georadar juga bisa dilakukan di jalan raya, mendeteksi pipa, terowongan atau ruang bawah tanah. Selain itu, georadar juga dapat diaplikasikan untuk eksplorasi mineral dan geologi.

Georadar memancarkan gelombang elektromagnetik yang merambat ke bawah permukaan dengan frekuensi 1-1.000 mhz. Metode ini bisa memetakan struktur bawah permukaan yang dangkal tanpa harus merusaknya. Instrumen yang dipakai ialah ProEx dengan antena RTA frekuensi 25 mhz, serta Ramac X3M dengan antena 250 mhz. Kedua instrumen produksi MALA Geosciences itu dioperasikan dengan bantuan para pegawai Terralog, layanan eksplorasi pertambangan yang berdomisili di Kota Baru Parahyangan.

"Ruang kosong"

Sebelum melakukan pengecekan, tim telah menentukan lintasan yang akan diambil. Lintasan-lintasan tersebut memotong target atau objek yang telah diketahui sebelumnya. Informasi awal yang dipegang ialah dugaan adanya terowongan di bawah podium ruang konferensi dan lorong lain yang diduga bercabang dari ruang utama itu.

Ruang bawah tanah Gedung Merdeka terletak di bawah ruang VIP dan ruang sayap barat. Lintasan deteksi georadar dilakukan di ruang utama serta beberapa lintasan lain yang memotong ruangan VIP itu.

Data awal yang diperoleh memperlihatkan adanya "ruang kosong" yang sempit di bawah lantai ruangan utama (di sisi podium), menuju ruang bawah tanah. Dari pengukuran di atas dan di depan podium diperoleh data kasar tentang perbedaan struktur tanah di bawah podium dengan struktur tanah di depan podium.

Tak puas di ruang utama, tim melakukan pengukuran di ruang lain, yaitu Ruang VIP I dan VIP II. Tim mendapatkan data yang cukup mengejutkan. Di ruang VIP I dan II itu, data alat itu menunjukkan image adanya "ruang kosong" yang sempit.

Data tersebut merupakan penemuan tak terduga karena sebelumnya tidak pernah ada yang mengetahui tentang keberadaan "ruang kosong" di bawah ruang VIP. "Sama seperti di ruang utama, ini baru data kasar. Belum tentu benar dan belum tentu salah. Data harus diolah dahulu," katanya.

Setelah mendeteksi ruangan dalam Gedung Merdeka, tim beralih ke luar Gedung Merdeka untuk melakukan pengukuran. Lintasan yang diambil ialah trotoar sepanjang Gedung Merdeka, de Vries, dan Toko Lido. Tim mendapatkan data kasar juga tentang adanya "ruang kosong" yang sempit di lintasan itu.

Pertanyaan berikutnya, apakah ketiga ruang kosong yang sempit itu saling berhubungan? Jika terbukti, berarti memang benar bahwa antara ketiga gedung tadi saling terhubung melalui lorong-lorong bawah tanah.

.:pikiran rakyat, Sabtu, 28 Maret 2009:.

__________________________________________________________________________
arrounds| meJanuary 1, 2009 3:12 pm

2009, it’s been a lot happen in 2008. some of them was posted here. i’m a person who are not celebrate such annual happening . just review my deeds this year and what am i going to do next year is enough for me. no fireworks no celebration especially this day lately i’ve been an abnormal sleep. doing this final report is sure suck my life energy haha.but i think i’ve been lost something this 2008 year which i cannot tell you what. so i hope the next year in 2009 i will gain what i have lost.

Ja…

* * *

i’m sure every spot in the earth doing some fireworks now. some happy but some also appealing the sadness. bad side effect such a fire may happen in the fireworks workshop or in the ungifted hand of treating the fireworks. And also there are a real fireworks which is causing death. Rocket, missile, whatever it calls. Isreaeli keeps attack and legalize they act to Palestine, with reason a self-defense. Gee, i read and watch the news seems set the Palestine cornered. I don’t know what the truth is, only God knows. but i pressumed that Israeli is the killer, It’s all citated in the Holy Book Al-Qur’an. All their attitudes since they great great great father.

__________________________________________________________________________
arrounds| geophysics| meDecember 24, 2008 6:34 am

Hyosh, we have finished the draft report of Gravity and Magnetic Survey just this morning. As usual, when performing a report we have to stay all night. Gee.. what a troublesome, especially I could’nt really really keep my eyes open 24 hours! I always fall asleep whether in a desk or a chair haha. Although this is just a draft, but we can provide the final report more easy rather than prepare the draft it self. We do have a frame constructed, and we just fill out this frame and make it beautifull both skin and essence.

Beuh.. this all-men-work job has to done or i prefer word paused Hehe. I read the mail that the Final Report have to be done by 30 December 2008. Well done everybody, but I have one more to go now. Resistivity - IP survey report and Magnetic Survey Final Report that has to be done also by 30 December 2008. The volume of work of this report is not too big enough as the Gravity Magnetic Report which we have finished it Draft. Report is a report, we have to squeeze the brain to construct it frame of draft first, listing what we have to provide to the client, and interpret the data, capturing the result and so on. I plan to start do it tonight Beuh…. yea

Take a deep breath…. aaahh… what lovely morning…. forget a while what I have to do tonight.

__________________________________________________________________________