Semoga tergantikan dengan yang lebih baik
Tadi subuh aku dibangunkan ibuku.., biasanya kalo aku dibangunkan subuh-subuh begitu kadang masih bermalas-malasan dan tertidur lagi sehingga bablas weh subuhna. Tapi tadi subuh itu lain, bagaimana tidak.. Seingatku Ibu dan Bapakku pergi ke Cirebon pagi sebelumnya, dan berniat pulang pada siang hari ini (Bapakku ingin jumatan di mesjid dekat rumah). Kontan aku langsung keluar kamar dan ibuku tiba-tiba langsung memelukku dan bilang "hampura" (minta maaf: sunda, pen.), serta berurai ari mata. Aku semakin kaget lagi, ada apa ini ? ‘Mana bapakku? kataku dalam hati’. Kemudian ternyata bapakku nongol dari arah garasi. ‘Alhamduliah, tidak terjadi apa-apa pada mereka berdua, kataku dalam hati’.
"Ada apa mah?" (’Siapa yang pergi?’ kataku dalam hati)
"Motor hilang…"
"Hah? hilang? Kapan? Kemarin? Gimana?"
"Iyaah.., pas magrib. Motor ditaro di depan warung rumah adiknya dari kakak iparku. Sebelum ke masjid, bapak menggemboknya dan men-doublestandard-kannya. Pulang-pulang, itu motor sudah tidak ada termasuk helm dan sarung tangan yang ada di motor itu. Trus langsung weh lapor pulisi"
"Hmmm bukan milik lagi bearrti, yang penting mah mamah dan papah selamat.., itu bikin lega banget, itu yang penting. Motor tu cuma barang bisa didapatkan lagi kapanpun. Tapi kalo mamah dan papah tak tergantikan."
Siangnya mencoba datang ke pihak debitor motornya karena itu motor hasil nyicil dan dilihat dari perjanjiannya ada tentang asuransi kehilangan atau rusak. Tapi ternyata, orang bagian asuransinya tidak ada di tempat…


masi ada asuransinya
meski cuma 80%an lumayan laaa
Comment by frahman — January 14, 2009 @ 8:59 pm