Godaan terbesar itu mengantuk di jam-jam setelah ashar ampe menjelang maghrib (belum menunaikan sholat ashar menjadi godaan lain tersendiri). Aku putuskan untuk sejenak membuaikan diri di alam mimpi dengan posisi kepala ditahan lengan di depan laptopku. Jika aku memanjakan diri untuk tidur di kasur, niscaya akan kebablasan ampe lepas maghrib. Tidur dengan melandaskan kepala pada lengan dalam waktu tertentu akan membuat peredaran darah di lengan tidak lancar dan itu akan membangunkan saya tentunya atau menjadi alarm biologis bahwa "WOI TONG SARE LILA-LILA TEUING!"
Alasan mengapa aku mengantuk dan pusing adalah sebab ini hasil inversi dari data resistivity dan ip yang sedang kugarap dan akan diinterpretasi dan harus jadi dan harus dikirim malam ini. Tapi sebelum tidur aku berpesan pada temanku yang Gede agar menghitung jarak dari section di proses inversi, dengan jarak dari station sebenarnya di lapangan.
Pas aku bangun, ternyata memang ada perbedaan jarak 200 meter! Hasil dari proses inversi menjadi termampatkan 200 meter! Alangkah berbahayanya ini dalam interpretasi nantinya.
Pada program inversi yang telah dilakukan, kami (saya sebagai trainee dan bang rudi sebagai trainer) memasukan nilai station topography adalah koordinat latitude utm-nya. Sementara lintasan kita itu memiliki azimuth 38 derajat. Tentusaja, yang kita dapatkan adalah lintasan proyeksi yang tentusaja lebih pendek memang.
Aah.. jadi kembali pada judul… aku (kali ini aku sendiri karena trainer saya lagi ke palembang) harus REINVERSI ! Tapi sepertinya aku harus mengajak serta temenku yang Gede itu untuk kontrol, sebab prosesi inversi ini cukup panjang dan TIDAK BOLEH ADA KESALAHAN!
Tapi sekarang aku mau mandi dlulu, biar seggerrrr….
Boleh dibilang kalau profesi yang aku geluti sekarang tidak normal. Aku adalah seorang geophysicist junior di bagean eksplorasi khususnya bahan tambang / mineral. Profesi ini aku jalani mulai dari sejak menamatkan sekolahku di samping kebun binatang bandung tahun 2006 silam. Lapangan pertamaku yaitu Kalimantan Selatan. Namun saat sebelum lulus (lagi TA sih) aku sudah mulai diajak mengukur resistivity di km90 tol cipularang untuk mempelajari amblesan yang terjadi pada tahun 2006 lalu. Lalu kemudian, setelah sidang (tinggal menunggu wisuda), aku diajak dosenku untuk ikut survey magnetotelluric (MT) di losari, yang diaplikasikan untuk oil and gas. Namun, berhubung akan menghadiri wisudaku, sehingga aku off dulu dari sana, dan berencana kembali ke losari setelah wisuda selesai. Tetapi ada request lain untuk survey Geomagnetik di Kalimantan Selatan untuk eksplorasi bijih besi (ini lapangan pertamaku setelah resmi lulus). Sehingga lapangan losari tidak aku lanjutkan, sementara tim lain tetap menjalankan survey itu sampai rampung (maklum, aku kan cuma numpang hehe).
Do you get what i mean abnormal? Iya maksudku, sekolah tinggi-tinggi tapi kerjaannya lari ke hutan, jauh dari keluarga, jauh dari temen deket (ehem). Waktunya pun gak tanggung-tanggung, yaa minimal sebulan lah untuk survey-survey geofisik macam ini. Tapi kadang saat aku freelance aku mendapatkan waktu survey yang kurang dari seminggu, biasanya ini untuk daerah yang tidak luas. Kini aku sudah bergabung dengan konsultan swasta yang baru saja dibentuk hampir setahun yang lalu. Survey yang telah kami lakukan memiliki daerah yang rata-rata lebih luas, sehingga waktu survey rata-rata sebulan juga.
Pulang dari lapangan, kita berrehat dahulu sejenak beberapa hari, namun kemudian kita ikut berpartisipasi dalam pengolahan data. Bagian prosesing dan bagian field harus memiliki koordinasi yang bagus. Oleh sebab parameter-parameter prosesing tetap harus tanya orang yang mengukurnya dunk…
Bulan-bulan penghujan seperti sekarang, biasanya permintaaan survey jarang ada, sehingga kami bisa memiliki waktu lebih luang di kantor. Kotabaru Parahyangan Padalarang tempat kami berkantor resmi. Tetapi ternyata… dari beberapa project yang kami tangani, bermuara di bulan-bulan ini dengan laporan seabreg yang harus dikerjakan. So, tetep… kami, dan juga khususnya aku lebih sering menginap di kantor, paling tahan pulang seminggu sekali untuk refreshing ke kota. Haha, sampai-sampai ‘temenku’ bilang… “ah, gak di lapangan gak di bandung kok sama aja yaa susah kalo mau ketemu”, bedanya cuma ada sinyal aja kalo di sini mah. :p Yaah mau bijimana lagih, orang ini konsultan masih baru, yaa kita harus give our best performance dunk for the first sight. N mudah-mudahan kerja keras kita ini menghasilkan sesuatu ke depannya. Ya gitu deh neng, jangankan neng, orangtuaku aja bilang begitu juga kok. Kadang sms, “kapan pulang?” Begitu dah.. yaa harap maklum deh yaa, kerjaan akang emang gini, tapi kalo dah berkeluarga mah insya 4w1 gak gini-gini amat.. Makanya buruan lulus hehehehe… (lah kok jadi curhat dan tendensius).
Walaubagaimana pun saya ambil petik sisi baiknya saja, saya jadi bisa tahu adat kebiasaan orang-orang di luar jawa, yang kadang bisa sangat berbeda sekali. Dan selain itu juga udara yang dihirup bisa sangat menyehatkan, tidak seperti di kota yang telah penuh dengan polusi. Hmmmh…. (sigh) meski mungkin daerah-daerah yang telah disurvey juga nantinya bakalan tidak sehat udaranya kalau memang propose dan jadi untuk ditambang…. Orang teknik lingkungan lah di sini yang harus bisa berperan aktif. Hehe.. alesan dan membela bidangku…
Aargh, i found new malware on my laptop, and it’s very annoying when :
- Restart the computer (may be it infect the startup and system)
It comes popup antivirus software that detect a spyware called skp6.exe or skp[1].exe
- Plug the usb flashdisk
It finds autorun.inf or ise32.exe in recycle bin folder detected.
I was using Avira, and then I remove it and change to Kaspersky 2009. But it has a same effect, the antivirus detect and deleted the file, but it would repeated when my laptop powered on, or wake up from sleep or standby mode. I tried BitDefender as well. So I googling with keywords trojan autorun.inf removal tool ise32.exe and found this site:
http://forum.aumha.org/viewtopic.php?f=30&t=34916&start=0&st=0&sk=t&sd=a
Badan lumayan segar setelah berolah raga pagi, yaa meski cuma sekitar 30 menit, tetapi gerak terus. lari pagi ke belakang kompleks bolak balik nyaris tanpa berhenti. Aku berhenti dua kali, yaitu pas tali sepatu lepas. Kita berlari ber3, aku pake sepatu, sementara yang lain pake sandal jepit dan nyeker. Sepatunya ketinggalan di rumah cenah…
Semalam aku tak makan malam, kepala pening banget, so i decide to take a sleep early. about 7.30. I woke up at 1.30 am. Temen-temen yang laen dah terbuai mimpinya masing-masing, suasana hening.
Aku ambil aer wudhu dan Isya. Setelah itu aku menyantap jatah makan malam yang aku belum makan sambil nonton Kamen Rider Kiva ep 29. After that I studied about chargeability of Manganese as an aim to make a report project of Res-IP survey at flores early.
Sekitar pukul 6 lewat aku ajak kawan siapa tau mau running morning bareng, tadinya aku males keluar, tapi melihat suasan kabut bagai bandung di waktu dulu ketika jaman aku smp yang masih merasakan kabut ketika berangkat sekolah.
Lumayan hampir pusing tadi, tapi akhirnya sampai juga ni di tempat start kami. Setelah mengelap muka dan badan kunaik ke lt.2 dan membuat segelas teh manis panas pake es. Kubawa laptop di balkon bersama teh itu dan memandangi kendaraan yang lewat dan masih jarang, dengan background tanah lapang yang biasa kami gunakan sebagai latihan menguji alat geofisika kami seperti geomagnetik, GPS, dan geolistrik.
[Inuyasha OST in background]
Strangers in the Night (Frank Sinatra)
Sempat menjadi ringtone-ku iseng-iseng kucari lyricsnya, kalo gak salah sih judulnya ya Strangers in the night. Jenis lagunya jazzy gitu. Entah benar apa bukan lagu yang dimaksud, tapi pas dicari2 lagi tu mp3 ternyata keapus dari hengponku. Sekarang aku pake ringtone nya Together Again dari Dave Koz, yang mana kucari lyricsnya ora keto.
Writer(s): kaempfert/singleton/snyder
Strangers in the night exchanging glances
Wondring in the night
What were the chances wed be sharing love
Before the night was through.
Something in your eyes was so inviting,
Something in you smile was so exciting,
Something in my heart,
Told me I must have you.
Strangers in the night, two lonely people
We were strangers in the night
Up to the moment
When we said our first hello.
Little did we know
Love was just a glance away,
A warm embracing dance away and -
Ever since that night weve been together.
Lovers at first sight, in love forever.
It turned out so right,
For strangers in the night.

