Yap, sekitar 10 hari lagi kita akan kedatangan Tamu Akbar. Bulan yang penuh berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan Ramadhan. Bulan yang penuh dengan keutamaan dalam setiap hari, malam, jam, menit bahkan detiknya. Bulan yang sarat dengan pelipatgandaan pahala. Bulan yang hanya diberikan ampunan dan kesempatan bertobat  seluas-luasnya bagi setiap insan oleh dJJ1 SWT.

Sebelum Ramadhan tiba, Rasulllah saw. senantiasa menyampaikan khutbahnya agar para Sahabat benar-benar mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan agung ini. Berbagai keutamaan Ramadhan diuraikan oleh Baginda Rasul agar tidak ada hari, jam, menit, dan detik terlewatkan begitu saja tanpa ibadah kepada Allah Swt.1 Pada bulan ini nafas-nafas menjadi tasbih, tidur menjadi ibadah, amal-amal diterima, dan doa-doa dikabulkan.

Dalam khutbahnya Nabi saw. juga mengingatkan kita untuk senantiasa bermohon kepada Allah dan melaksanakan berbagai amal baik: 

Bermohonlah kalian kepada Allah, Tuhan kalian, dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbing kalian untuk melakukan shaum dan membaca Kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah pada bulan yang agung ini. Kenanglah, dengan rasa lapar dan haus kalian, kelaparan dan kehausan pada Hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fakir dan miskin. Muliakanlah orangtua-orangtua kalian, sayangilah yang muda, sambunglah tali persudaraan kalian, jagalah lidah kalian, tahanlah pandangan kalian dari apa yang tidak halal kalian pandang, dan peliharalah pendengaran kalian dari apa yang tidak halal kalian dengarkan…

Kasihanilah oleh kalian anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatim kalian. Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosa kalian. Angkatlah tangan-tangan kalian untuk berdoa pada waktu shalat kalian karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah ‘Azza wa Jalla memandang hamba-hambanya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya, dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya…

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-diri kalian tergadai karena amal-amal kalian. Karena itu, bebaskanlah dengan istigfar. Punggung-punggung kalian berat karena beban (dosa) kalian. Karena itu,  ringankanlah dengan memperpanjang sujud kalian.

Lalu Ali bin Abi Thalib kw. berdiri dan berkata, “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama pada bulan ini?” Jawab Nabi saw., “Ya Abu Hasan! Amal yang paling utama pada bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah.”
(disadur dan disunting dari Mempersiapkan Diri Menyambut Ramadhan oleh Luthfi Hidayat, Al Wa’ie Jum’at, 1 September 2006)


Dalamnya lautan bisa diselami, dalamnya hati manusia hanya Dia yang tahu
Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan saya pada temen semuanya
Manusia adalah tempat lupa dan salah
insya Allah semua folder kesalahan temen-temen di hati saya sudah dihilangkan.

Ya Allah berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya‘ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.”
(HR at-Tirmidzi dan ad-Darimi).

 
 
Artikel-artikel yang berhubungan :